1. Sesuaikan dengan gaya desain
- Natural: Pilih warna seperti Salak Brown atau Light Walnut untuk mempertahankan kesan alami kayu. Tampilan ini cocok untuk gaya minimalis atau Japandi.
- Elegan/Mewah: Gunakan warna seperti Walnut Brown, Dark Brown, atau Red Mahogany untuk memberikan kesan mewah. Untuk kesan elegan dengan gaya modern, warna Candy Brown bisa menjadi pilihan.
- Modern: Warna seperti Grey Wash atau Yellow Ox cocok untuk tampilan yang lebih kontemporer. Warna cokelat muda juga bisa memberikan kesan modern dan minimalis.
2. Pertimbangkan pencahayaan dan lingkungan
- Pencahayaan: Ruangan yang terang cocok dengan warna kayu terang seperti Gardena Teak, sementara ruangan yang minim cahaya bisa dihangatkan dengan warna medium atau gelap seperti Dark Teak.
- Lingkungan: Warna yang harmonis dengan lingkungan sekitar akan membuat bangunan terlihat menyatu. Warna kontras dapat membuat bangunan lebih menonjol. Misalnya, di area perkotaan yang sibuk, warna netral bisa lebih cocok daripada warna yang terlalu cerah atau mencolok.
3. Perhatikan efek visual dan finishing
- Matte vs. Glossy: Finishing matte cocok untuk tampilan natural dan menenangkan. Sebaliknya, finishing glossy memberikan tampilan yang lebih elegan dan premium karena cenderung lebih berkilau.
- Clear Coat: Gunakan clear coat bening tanpa pigmen kekuningan untuk menjaga warna asli. Pilih tampilan matte untuk hasil natural atau glossy untuk menonjolkan kesan mewah.
4. Padukan dengan elemen lain di ruangan
- Warna komplemen: Perhatikan warna furnitur lain, tekstil, atau dekorasi di dalam ruangan. Pilih warna finishing yang selaras atau melengkapi, seperti penggunaan warna netral (beige, abu-abu terang) untuk melengkapi dinding putih gading atau abu-abu terang di ruangan bergaya Skandinavia.
- Konsistensi: Pastikan konsistensi warna di seluruh elemen kayu di dalam ruangan agar menciptakan tampilan yang harmonis dan tidak berantakan.


